BUKAN KEBETULAN

Ari Krisdianto // 22 Januari 2009

Di kantor ini, kami jauh dari masjid sehingga apabila hendak menunaikan ibadah wajib shalat jumat kami harus pergi sekitar 1-2 kilometer baru menemukan masjid. Jadi setiap hari jumat, saya biasanya menunaikan shalat jumat di masjid dekat rumah kontrakan, sekitar 3 kilometer dari kantor. Ketika hampir sampai kost, saya baru teringat kalau saya lupa membawa kunci rumah dan lebih lagi saya lupa mengambil uang..astagfirullah. Hampir kubalik motor, kulihat kebelakang gak disangka ada teman saya berhenti di warung makan. Teman saya ini sebenarnya jarang sekali pulang untuk shalat jumat di masjid ini. Alhamdulillah, kuucapkan syukur waktu itu, aku bisa pinjam dulu ma teman saya itu, alhamdulillah juga bisa sekalian buat infaq.

Hari jumat yang indah, hari yang sangat istimewa. Kembali ke cerita saya tadi, teman saya datang waktu itu bukanlah suatu kebetulan, orang biasa menyebutnya. Kata ust. Arifin Ilham, bahasa itu tidak nyaman. Ini merupakan anugerah, nikmat, hadiah, karunia dari Allah.

“Mereka merasa telah memberi nikmat kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah: "Janganlah kamu merasa telah memberi nikmat kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allah, Dialah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan jika kamu adalah orang-orang yang benar." ( Al – Hujarat : 17)

Di dunia ini tidak ada yang kebetulan, esensi kebetulan itu sebenarnya tidak ada. Kita hidup di jaman ini bukan kebetulan, orang tua kita terlahir sebagai seorang muslim atau tidak bukan kebetulan, orang – orang yang telah meninggal bukan suatu kebetulan bahkan anda yang membaca tulisan ini bukanlah suatu kebetulan. Kita menjadi orang yang beriman bukan kebetulan. Allah lah yang menancapkan iman di hati kita, membuat kita mencintai-Nya. Allah lah yang menjauhkan kita dari segala kekufuran, kemaksiatan bukan karena kita menjauhkan dari segala kemaksiatan, kekufuran...Allah mencabut keinginan kita maksiat, bahkan kita sampai terheran – heran melihat orang maksiat, kok bisa mereka berdusta, kok bisa mereka meninggalkan shalat dengan sengaja,kok bisa mereka melakukan kemaksiatan - kemaksiatan lainnya,di mana Allah..?

Ketika kita bisa merasakan nikmat bersedekah, nikmat shalat, nikmat wudhu, nikmat iman dan islam yang ada pada diri kita...itulah sebenarnya nikmat yang paling nikmat, bukan nikmat banyak uang, nikmat kecantikan. Dan itu bukan kebetulan...:)

-------------------------------------------------- “God always answer your request. Maybe not always with a yes, but always with the best”

12 komentar

  1. wah bagus buat kultum di pagi yang indah ini ^_^

    BalasHapus
  2. wweeee.... tu mang bre..... hehehehe..... aku dukung deh langkahmu....

    BalasHapus
  3. well...nasihat yang bagus, sukron!

    BalasHapus
  4. @pradzt
    hehe...bukan kultum tapi kultuj(kuliah tujuh jam), qqq...coz buatnya ga cuma 7 menit.

    BalasHapus
  5. @renato
    makasih ya ma dukungannya, jadi semangat nih?hehe

    BalasHapus
  6. @bondan
    oke...sama2 bro semoga kita bisa ambil hikmahnya.

    BalasHapus
  7. aku malah suka ketinggalan dompet pas mau jumatan.....
    padahal aku udah janji........
    ukh.........

    BalasHapus
  8. iyaa, setuju...
    semua sudah diatur, tinggal kita melakukan yang terbaik aja dalam hidup...

    eniwe, salam kenal ya.., jangan lupa backlink dan komennya..
    :D

    BalasHapus
  9. @jifun
    wah...berarti ga nepatin janji donk kalo gitu?hehe

    BalasHapus
  10. @boca gatel
    oke...salam kenal juga, sip dah ntar pasti komen balik.

    BalasHapus

Tulis Komentar Kamu pada Kotak di Bawah ini: