GARA - GARA SETITIK NODA ( RENUNGAN )

Ari Krisdianto // 16 April 2010





Untuk mengiringi membaca, putar video di atas sebagai backsoundnya
*Note : Maaf agak panjang, tapi coba baca pelan2 dan semoga tidak ada yang terlewatkan.

- Begin -
Pada hari perhitungan (hisab) nanti, kalau sholat kita kurang sempurna maka para Malaikat mencari apakah ada amalan sholat nafil (sunnat) untuk menyempurnakannya. Apabila zakat kita kurang tertib, maka dicari apakah sedekah kita mampu menutupi kekurangan tsb. Apabila puasa ramadhan kita ada yang bolong, maka dicari apakah puasa sunnat kita bisa ditambalkan.

* Gimana Kalau Iman yang Tidak Sempurna *
Tapi Bagaimana kalau iman kita tidak sempurna ?? Bagaimana kalau kita ternyata tidak hanya menyembah kepada Allah, tetapi bercampur terhadap menyembah harta, pangkat, dan jabatan.
Bagaimana kalau ternyata ketaatan kita kepada Allah, kalah dengan ketaatan kita terhadap sistem yang diberlakukan bos di kantor, atau sistem yang diberlakukan pemerintah.

* Ari (nama samaran) pun menjawab *
"Diwajibkan makai helm standar oleh polisi, si ari taat bener, sampai2 kalo naik motor ga afdhol kalo ga pake helm. Tapi kewajiban sholat malah disepelekan."
Bagaimana kalau ternyata kita minta perlindungan ternyata tidak hanya kepada Allah, tetapi diselingi dengan permohonan dan perlindungan kepada benda2 yang kita anggap keramat, atau kita takut kepada makhluk ciptaan melebihi ketakutan kita kepada Allah yang menciptakannya.
Bagaimana kalau ternyata tujuan hidup kita bukan mendapatkan ridho Allah, tetapi hanya menumpuk ilmu, memperbanyak relasi bisnis, dan mencari harta sebanyak2nya serta mencintainya melebihi kecintaan kita kepada Allah.

* Iman Yang Keliru *
Bahkan tanpa sadar kita yakin bahwa yang menghidupi keluarga kita adalah gaji dari tempat kita bekerja. Kita terlanjur yakin bahwa yang menyembuhkan penyakit adalah obat + dokter. Kita meyakini bahwa yang memberi kenyang adalah makanan. (Padahal yang memberi kesehatan semata2 hanya Allah, dokter +obat hanya sebagai perantara saja yang telah disyariatkan oleh Allah).

* Trus Gimana? *
Duuh..... trus apa yang bisa kita persembahkan untuk menutupi kekurangan kita dalam Iman kepada Allah. Jawabannya TIDAK ADA !!. Setitik saja ada noda kesyirikan, atau perlindungan, atau tempat meminta, tempat berharap, sesuatu yang sangat dicintai kepada selain ALLAH maka Iman dan amal2 kita akan tertolak.
Allah maha pencemburu, melebihi kecemburuan 70 orang istri terhadap suaminya.

* Fenomena Yang Terjadi Pada Kita *
Fenomena yang banyak terjadi adalah :
1. Taat sama aturan pemerintah, tapi tidak taat sama Syariat Allah
2. Takut akan sanksi dari berwenang, tapi tidak takut sama nerakanya Allah
3. Cepat menyambangi panggilan bos, tapi lambat dalam menyambangi panggilan Allah lewat muadzinnya
4. Ketika Adzan dikumandangkan, menunda sholat berjamaah karena takut meninggalkan meeting
5. Menunda sholat, karena ga enak ijin sama dosen
6. Yakin bahwa yang menafkahi kita adalah gaji, bukan rejeki dari Allah (Sehingga rela bekerja siang malam dan melupakan Allah, takut kehilangan pekerjaan, lebih takut ama bos, bahkan mengerjakan yang dilarang oleh Allah)
7. Yakin bahwa yang memberi kenyang adalah makanan yang kita makan
8. Ketika sakit, maka yang di ingat pertama kali adalah "apa obatnya?", tetapi melupakan
siapa yang memberi penyakit dan siapa yang berhak menghilangkan itu penyakit.
9. Berlama-lama main internet, tapi tidak berlama-lama beribadah kepada Allah SWT
10. Berharap banyak yang mengunjungi blog kita, tapi tidak tidak berharap banyak dapet pahala dari Allah karna lalai dengan aturannya.
11. Berlomba2 posting di blog, tapi kurang semangat berlomba2 update amal buat ngedapatin ridho ALLah
12. Dan banyak lagi fenomena Iman yang cacad dihadapan Allah
Aaarrghhh.... terlalu banyak kesalahan yang tidak kita sadari ya. Ga sepenuhnya salah kita juga sih, karena budaya dan pola hidup sekarang dominan mengarah ke sekuler -memisahkan antara kehidupan sehari2 dengan agama, agama hanya untuk ritual-. Tapi kita sebagai makhluk Allah nantinya harus mempertanggung jawabkan segala sesuatu yang diperbuat hati dan diri kita.

* Harapan *
Semoga Allah memberikan kita hidayah dan petunjuk agar bisa menyempurnakan iman. Dan ketika Malaikat mencabut nyawa, kita pun dapat tersenyum, menjadi kebanggaan orang tua, keluarga serta dibangga2kan Allah di depan para malaikat, amiin.


- End -

Tambahan :
* Lampiran 1 *
Obat Tidak bisa menyembuhkan, yang menyembuhkan adalah Allah.
Obat bisa menyembuhkan karena berhajat kepada Allah
Tapi Allah bisa menyembuhkan penyakit, tanpa berhajat kepada Obat.
Allah juga bisa menyembuhkan penyakit dengan obat, melalui sunnatullah (aturan) yang dibuatnya

Contoh :
- Beberapa orang minum obat yang dianjurkan, tapi tetap gak sembuh2 karena belum diijinkan Allah
- Beberapa orang menyembuhkan penyakit hanya dengan berdoa kepada Allah.

* Lampiran 2 *
Makanan Tidak bisa memberi kenyang, yang memberi kenyang adalah Allah.
Makanan memberi kenyang karena berhajat kepada Allah
Tapi Allah bisa memberi kenyang, tanpa berhajat kepada Makanan.
Allah juga bisa memberi kenyang melalui makanan, melalui sunnatullah (aturan) yang dibuatnya

* Lampiran 3 *
Bukan kata sayang, rayuan, pujian, dan perhatian yang kita berikan menyebabkan seseorang menjadi "milik" kita.
Tapi Allah swt yang menjadikan seseorang menjadi "milik" kita, meski kita tak pernah mengatakan sayang, merayu, memuji dan memberi perhatian kepadanya.

* Lampiran 4 *
Bukan kulit putih, wajah cantik/cakep, body oke, dan otak encer yang menyebabkan kita begitu menawan dan menarik perhatian.
Tapi Allah swt yang menyebabkan kita begitu menawan dan menarik perhatian.

* Pesan *
Pesan 1:
Kalau ada apa2 ingat Allah rek. Dapat rejeki ingat itu rejeki dari Allah, dapat penyakit ingat kalau penyakit dari Allah, dapat masalah ingat kalau masalah itu dari Allah, dan Allah maha kuasa mencabut rejeki, penyakit, kebahagian, kesusahan dari kita. Kita ni hanya milik Allah semata rek, menyembah hanya kepadanya. jangan aneh2 deh ya.

Ponari : No Offense ! :p

Pesan 2 :
Yuk rek, Semangat Belajar untuk memperbaiki iman kita dan beramal Sholeh
Surga itu ga murah rek, butuh perjuangan dan pengorbanan.

btw, ane mohon dengan sangat Jangan sesekali menentang Allah dan Nerakanya yaa..

Neraka itu tempat terburuk, bahkan akal kita tidak sanggup membayangkan keburukannya.

Kalo tangan kena api dunia selama 1 menit aja, untuk menyembuhkannya butuh waktu berbulan-bulan,
apalagi api neraka dan kekal didalamnya.
Semoga kita sama2 dikumpulkan Allah di surganya kelak, Amiin.

Note :
* Ada benarnya semata2 dari Allah, ada yang kurang karena kelemahan ane sebagai manusia.
* Ane bukan ustadz, alumni ESQ, anak HT, dll. Ane hanya orang biasa yang banyak dosa juga.
* Ga ada niat menggurui, hanya niat mengingatkan dan berbagi.
* Sebagai bahan perenungan kita bersama saja.

1 komentar

  1. Tulisan nya sederhana, tapi isinya dalam. Makasih ya rek, ane jadi terharu n bergetar hati ini membacanya

    BalasHapus

Tulis Komentar Kamu pada Kotak di Bawah ini: